PERTEMUAN I - Niat

Assalamualaium wr wb.

Alhamdulillah kita masih di berikan kesehatan, nikmat. dan Satu kata yang luar biasa kita masih di berikan Iman. sehingga kita masih bisa share suatu ilmu yang sedikit tapi in sya allah bermanfaat.
Tapi jangan sampai berhenti pada kata iman. terus apa lagi ?
Kita harus selalu meningkatkan kualitas iman dan ketaqwaan kita pada allah SWT. karena dengan bertaaqwalah kita bisa mendapatkan kasih sayangNya.

Jangan sampai kita menyerupai sifat syethon atau Iblis, karena mereka juga beriman pada allah , lantas apa yang membedakan Iblis dengan manusia ?
Ketika Iblis Bercakap sama allah, Iblis berkata Wahai Allah, Engkau boleh memasukkan aku pada nerakamu tetapi dengan satu syarat, Izinkan saya menggoda manusia untuk ikut saya di nerka kelak nanti.
Allah mengabulkan permintaan iblis ini.
Garis Besar "Perbedaan Manusia dengan iblis adalah Iblis beriman kepada allah, Tetapi Tidak bertaqwa kepada allah.

Maka dari itu, janganlah sampai kita terbujuk oleh rayuan syetan yang bisa menyesatkan kita pada jalan allah, mari kita tingkatkan kualitas iman dan ketawaan kita pada allah. sehingga kelak nanti kita semua bisa di kumpulkan dalam tempat yang begitu luar biasa, yaitu Jannatun Naim,

====================================================================

Kali ini saya akan sedikit meng-Share apa yang saya peroleh dari kajian kemarin 18-11-2014
yaitu tentang NIAT.

Niat adalah satu kata yang menjadikan suatu pondasi yang luar biasa. Ibarat rumah, jika pembangunan dasar pada pondasinya tidak benar benar di kuatkan maka bukan tidak mungkin ketika rumah sudah berdiri bakal roboh karena goncangan angin ataupun yang lain. (semua atas kuasaNya)

Dalil yang sering kita dengar adalah "innamal a'malu bin niaat"
Yang kurang lebih artinya " Sesungguhnya suatu perbuatan itu di dahulukan niat"

Dan masih banyak lagi dalail dalil lain yang menyatakan tentang niat.

Bisa kita lihat dalam kitab kitab yang pernah kalian kaji, kebanyakan pembukaan bab pertama dari kitab adalah mebahas tentang babun niat. karena seperti apa yang saya jelaskan tadi. Niat adalah pondasi, maka kita harus benar benar mengutkan,

Contoh ketika kita mempunyai keinginan dari kehidupan yang biasa biasa saja, dan ingin merubah diri dngn lebih mendekatkan diri pada ilahi robb, maka niat kita harus di bangun dengan sungguh sungguh, karena suatu niat BAIK, pasti akan mendapatkan cobaan yang begitu berat.






0 komentar:

Posting Komentar